Sabtu, 18 April 2015

KIE Metroragia

1. Perdarahan yang tidak teratur di luar siklus haid
2. metroragia disebabkan karena 2 hal :
    a. kehamilan : 1) abortus ( keguguran)
                            2) kehamilan mola / kehamilan anggur  (kehamilan yang dirahim tidak terdapat janin melainkan gelembung – gelembung)
                            3) Kehamilan Ektopik Terganggu (janin tidak berada di rahim melainkan terdapat pada organ reproduksi lainnya)
    b. diluar kehamilan : faktor hormonal ; psikis seperti cemas , emosional , dan setres; dan faktor penyakit karena adanya kelainan pada organ reproduksi
3.Siapa yang dapat mengalami ?
         Semua wanita yang sudah mengalami menarche (menstruasi pertama kali) sampai wanita yang            menopause (terakhir menstruasi)
4. Bagaimana mengatasinya ?
Dengan cara : 1. Istirahat yang cukup
2. mengkonsumsi nutrisi yang bergizi
3. menghindari stres
4. minum tablet penambah darah (Fe) sehari sekali sebelum tidur
ð  terapi yang dapat mengatasi metroragia
bidan memberikan rujukan kepada pasien agar pasien melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada dokter kandungan
ð  Memberikan kesempatan untuk pasien bertanya
ð  Memberikan evaluasi kepada pasien
ð  Pendokumentasian
Telah dilakukan KIE tentang Metroragia kepada Nn.___ pada tanggal ___ pukul __ , Nn.__ mengerti tentang penjelasan bidan.
Tertanda,
Bidan Linda Amd.Keb

Sabtu, 04 April 2015

Cara Minum Pil Kombinasi

Pil kombinasi terbagi dalam berbagai merk, dan biasanya di dalammya terdapat brosur tentang cara pemakaiannya. Sebelum menggunakan pil kombinasi, baca dengan seksama dan pahami bagaimana minum pil dalam keadaan khusus.
Catatan:
Tunjukkan cara mengeluarkan pil dari kemasannya dan pesankan untuk mengikuti anak panah (sesuai hari) yang menunjuk deretan pil berikutnya.
Petunjuk Umum
Berikut ini adalah panduan penggunaan pil kombinasi secara umum:
  1. Pil kombinasi sebaiknya diminum setiap hari pada saat yang sama.
  2. Pil yang pertama dimulai pada hari pertama sampai hari ke tujuh siklus haid.
  3. Penggunaan pil kombinasi dianjurkan diminum pada hari pertama haid.
  4. Pada kemasan 28 pil, dianjurkan mulai minum pil plasebo sesuai dengan hari yang ada pada kemasan.
  5. Bila kemasan 28 pil habis, sebaiknya mulai minum pil dari kemasan yang baru.
  6. Bila kemasan 21 pil habis, tunggu 1 minggu kemudian mulai minum pil dari kemasan yang baru.
  7. Minum pil yang lain, apabila terjadi muntah dalam waktu 2 jam setelah meminumnya.
  8. Penggunaan pil kombinasi dapat diteruskan, apabila tidak memperburuk keadaan saat terjadi muntah hebat atau diare lebih dari 24 jam.
  9. Penggunaan pil apabila terjadi muntah dan diare berlangsung sampai 2 hari atau lebih sama dengan aturan minum pil lupa.
  10. Tes kehamilan dilakukan apabila tidak haid.

Aturan Pil Lupa
Apabila lupa minum 1 pil (hari 1-21), maka setelah ingat segera minum 2 pil pada hari yang sama (tidak perlu menggunakan metode kontrasepsi lain).
Apabila lupa minum 2 pil (hari 1-21), sebaiknya minum 2 pil setiap hari sampai jadual yang ditetapkan (sebaiknya menggunakan metode kontrasepsi lain atau tidak melakukan hubungan seksual sampai pil habis).
Petunjuk Untuk Pasien Post Partum yang Tidak Menyusui
Pil kombinasi diminum setelah 3 minggu post partum. Jika sudah 6 minggu post partum dan sudah melakukan hubungan seksual, sebaiknya menunggu haid dan gunakan metode barier.
Petunjuk Untuk Pasien Post Partum yang Menyusui
Petunjuk untuk pasien post partum yang menyusui sama dengan petunjuk umum dan aturan pil lupa. Sebelum menggunakan pil kombinasi, berikan konseling dan KIE pada pasien tentang berbagai metode kontrasepsi.
Referensi
Budi, S. 2008. Pil Kontrasepsi. kuliahbidan.wordpress.com/2008/07/17/pil-kontrasepsi/ diunduh 06 Mei 2010, 12: 05 AM
contraception.about.com/od/prescriptionoptions/p/Combination.htm diunduh 23 April 2010, 01: 28 PM
mayoclinic.com/health/best-birth-control-pill/MY00996/rss=1 diunduh 23 April 2010, 11: 02 PM
medic8.com/healthguide/articles/ocp.html diunduh 21 April 2010, 01: 48 PM
patient.co.uk/health/Combined-Oral-Contraceptive-Pill.htm diunduh 21 April 2010, 01: 47 PM
Saifuddin, BA. 2008. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka. (Bagian Kedua MK 28 – MK 33).

Makanan Seimbang untuk Ibu hamil

Selamat malam teman - teman , malam minggu nambah ilmu dulu yuks :)

Makanan dengan gizi seimbang dapat diperoleh dari karbohidrat dan lemak sebagai sumber zat tenaga, protein sebagai sumber zat pembangun, serta vitamin dan mineral sebagai zat pengatur. Kebutuhan nutrien akan meningkat selama hamil, namun tidak semua kebutuhan nutrien meningkat secara proporsional.
Hal yang perlu diperhatikan ibu hamil dalam mengatur menu makanan selama hamil, antara lain:
  1. Menghindari mengkonsumsi makanan kaleng, makanan manis yang berlebihan, susu berlemak dan makanan yang sudah tidak segar.
  2. Ibu hamil sebaiknya makan teratur sedikitnya tiga kali sehari.
  3. Hidangan yang tersusun dari bahan makanan bergizi.
  4. Mempergunakan aneka ragam makanan yang ada.
  5. Memilih dan membeli berbagai macam bahan makanan yang segar.
  6. Mengurangi bahan makanan yang banyak mengandung gas, seperti sawi, kool, kubis dan lain-lain.
  7. Mengurangi bumbu yang merangsang, seperti pedas, santan kental.
  8. Menghindari merokok dan minum-minuman keras.
Pada dasarnya menu makanan untuk ibu hamil, tidak banyak berbeda dari menu sebelum hamil. Oleh karena itu, diharapkan tidak ada kesulitan dalam pengaturan menu selama hamil.
Bahan makanan yang dianjurkan dikonsumsi dalam sehari, antara lain:
Kelompok Bahan Makanan
Porsi
Roti, serealia, nasi dan mie6 piring/porsi
Sayuran3 mangkuk
Buah4 potong
Susu, yoghurt dan atau keju2 gelas
Daging, ayam, ikan, telur dan kacang-kacangan3 potong
Lemak, minyak5 sendok teh
Gula2 sendok makan
Kebutuhan makanan ibu hamil per hari (sumber: Widya Karya Pangan dan Zat Gizi Indonesia)
Jenis Makanan
Jumlah yang Dibutuhkan
Jenis Zat Gizi
Sumber zat tenaga (karbohidrat)10 porsi nasi/pengganti
2 sdm gula
4 sdm minyak goreng
Karbohidrat
Sumber zat pembangun dan mineral7 porsi terdiri dari:
2 ptg ikan/daging, @ 50 gr
3 ptg tempe/tahu, @50-75 gr
1 porsi kacang hijau/merah
Protein, vitamin
Sumber zat pengatur7 porsi terdiri dari :
4 porsi sayuran berwarna @ 100 gr
3 porsi buah2an @ 100 gr
Vitamin dan mineral
Susu2-3 gelasKarbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral
Contoh menu makanan dalam sehari bagi ibu hamil
Bahan Makanan
Porsi Hidangan Sehari
Jenis Hidangan
Nasi5 + 1 porsiMakan pagi: nasi 1,5 porsi (150 gram) dengan ikan/daging 1 potong sedang (40 gram), tempe 2 potong sedang (50 gram), sayur 1 mangkok dan buah 1 potong sedang
Sayuran3 mangkuk
Buah4 potong
Tempe3 potongMakan selingan: susu 1 gelas dan buah 1 potong sedang
Daging3 potong
Susu2 gelasMakan siang: nasi 3 porsi (300 gram), dengan lauk, sayur dan buah sama dengan pagi
Selingan: susu 1 gelas dan buah 1 potong sedang
Makan malam: nasi 2,5 porsi (250 gram) dengan lauk, sayur dan buah sama dengan pagi/siang
Selingan: susu 1 gelas
Minyak2 gelas
Gula2 sendok makan
Menu di atas dapat divariasikan dengan bahan makanan penggantinya, sebagai berikut:
JenisBahan Makanan Pengganti
1 porsi nasi (100 gram)Roti 3 potong sedang (70 gram), kentang 2 biji sedang (210 gram), kue kering 5 buah besar (50 gram), mie basah 2 gelas (200 gram), singkong 1 potong besar (210 gram), jagung biji 1 piring (125 gram), talas 1 potong besar (125 gram), ubi 1 biji sedang (135 gram)
1 potong sedang ikan (40 gram)1 potong kecil ikan asin (15 gram), 1 sendok makan teri kering (20 gram), 1 potong sedang ayam tanpa kulit (40 gram), 1 buah sedang hati ayam (30 gram), 1 butir telur ayam negeri (55 gram), 1 potong daging sapi (35 gram), 10 biji bakso sedang (170 gram) dan lainnya
1 mangkuk (100 gram) sayuranBuncis, kol, kangkung, kacang panjang, wortel, labu siam, sawi, terong dan lainnya.
1 potong buah1 potong besar papaya (110 gram), 1 buah pisang (50 gram), 2 buah jeruk manis (110 gram), 1 potong besar melon (190 gram), 1 potong besar semangka (180 gram), 1 buah apel (85 gram), 1 buah besar belimbing (140 gram), 1/4 buah nenas sedang (95 gram), 3/4 buah mangga besar (125 gram), 9 duku buah sedang (80 gram), 1 jambu biji besar (100 gram), 2 buah jambu air sedang (110 gram), 8 buah rambutan (75 gram), 2 buah sedang salak (65 gram), 3 biji nangka (45 gram), 1 buah sedang sawo (85 gram), dan lainnya.
2 potong sedang tempe (50 gram)Tahu 1 potong besar (110 gram), 2 potong oncom kecil (40 gram), 2 sendok makan kacang hijau (20 gram), 2,5 sendok makan kacang kedelai (25 gram), 2 sendok makan kacang merah segar (20 gram), 2 sendok makan kacang tanah (15 gram), 1,5 sendok makan kacang mete (15 gram), dan lainnya.
1 gelas susu sapi (20 cc)4 sendok makan susu skim (20 gram), 2/3 gelas yogurt non fat (120 gram), 1 potong kecil keju (35 gram), dan lainnya.
Minyak kelapa 1 sendok the (5 gram)avokad 1/2 buah besar (60 gram), 1 potong kecil kelapa (15 gram), 2,5 sendok makan kelapa parut (15 gram), 1/3 gelas santan (40 gram), dan lainnya.
Gula pasir 1 sendok makan (13 gram)1 sendok makan madu (15 gram)

Referensi

docstoc.com/docs/16106147/Gizi-ibu-hamil diunduh 21 Mei 2010, 09:30 PM
Francin, P. Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi. EGC, Jakarta, 2005.
lenteraimpian.wordpress.com/2010/03/17/gizi-seimbang-ibu-hamil diunduh 22 mei 2010, 12:21 AM
Wiryo, H. 2002. Peningkatan Gizi Bayi, Anak, Ibu Hamil dan Menyusui dengan Bahan Makanan Lokal. Jakarta: Sagung Seto.)